My songs this week!!

April 23, 2009

Key,,,we start from Mr. Morrisson,

James Morrisson

My friend told me bout his official third single from his latest album “Songs For Me , Truth For You”, actually this album has been released in sept 2008. And people – esp. me – who is not his fanatic fans, only knew “you make it real”as his first single. And now we can hear his voice again in top chart on your radio station. The single named “Don’t stop the rain”. In a rainy season like now, i feel so “pas banget” with this single,

This is gonna be a rainy day
There’s nothing we can do to make it change
we can pray for sunny weather
Please Don’t Stop The Rain.



Gruvi
Do you know these guys?
Or Are You famliliar with their face?
Guys, they are Groovology, now named as “gruvi”
At first i knew bout his single “Masih Mencintaimu”, i’m so fall in love with their music, it’s like a combine about “Kahitna” and a Jazzy Pop music. Yup right now we have, let’s say, Ran, Parkdrive, etc, that put A Happy Jazz Lil Pop in their music, i realize that “Jakarta demam Jazz” looks will never end.
Back to my question,
About two months ago, when we were going to have a movie, gruvi performed at Atrium Plaza, my friend said :”Look at that boys, who are they? look so familiar to me”, and i just answered with, “another fuckin new band, forget it!”, and yesterday i watched their video, guess what? i was surprised (too late to realize), the boy in red is BIBUS, hoho, one of my local fav jazz zinger. I knew Bibus, i already have his album “Love Love Love”, and the boy in yellow is Ari, he already has an album too. I think that maybe finally they realize that People in Indonesia prefer listening Boysband to solois. That’s why they made a band!
But trust me, their songs are so cool,,,!

Sayangku, maafkanlah diriku
Ku tau ku salah menyakitimu
Sayang terimalah aku lagi
Ku masih mencintaimu

Mocca

This is bout my fav band and my fav track on them “on the night Like This”. A simple single like a lullaby (do not read as “lu lebay!” hehe) for me, and again, so surprise i got a funny cartoon video of this single, so much thanks for Cho Kyung Me, you know kan kalo most of fans2 mocca itu korean!!
Just enjoy this link,

ify
Now let’s talk about my fav young n so talented singer : Ify idola cilik,
althought Ify is only put as big twelfth in Idola Cilik 1, and right now we have Idola Cilik 2, for me, Ify is still the best!
In this video, Ify featuring Tompi sing “L.O.V.E.”
I’m sure you will love ivy version, so so jazzy,,,,!

Okey guys,,,Enjoy my music!!

[2004] pada sebuah kereta Palembang – Lubuklinggau

Ugh,,,lega sekali rasanya ketika ujian berakhir, apalagi bagi kami mahasiswa kos-kosan, ini bukan saja kami lepas dari tekanan ujian tetapi juga lepas dari status ngekos sementara. ya, kami bisa m.u.d.i.k.

Kebanyakan orang Lubuklinggau lebih memilih menggunakan kereta api daripada travel, dengan kereta malam kita cukup tidur semalaman dan subuhnya kita sudah bisa menghirup kesejukan Linggau. Tapi, yang namanya transportasi favorit, kita harus memesan tiketnya dari jauh hari, kalau tidak pilihannya adalah, [1] Gerbong tambahan, [2] Kereta makan, [3] Tiket berdiri, atau [4] bayar pucuk (tidak pakai tiket, hanya membayar pada petugas).

Hal inilah yang kami alami, saya, adit, dan redi tidak mendapatkan tiket, akhirnya kami pakai pilihan ke [4]. Sungguh ramai sekali, kami menyusuri tiap gerbong untuk mendapatkan tempat duduk, dan pada akhirnya saya mendapatkan satu tempat di depan dapur kereta makan, tempat yang sangat tidak strategis, yang di depannya banyak sekali petugas kereta yang berkumpul. Sementara adit dan redi tidak berhasil, mereka duduk beralaskan koran di bawah di penghubung gerbong kereta.

Saya duduk dan merasa sangat ngantuk, kanan kiri saya orang tua, di depan saya ada petugas kereta, polisi, dan pelayan restaurant kereta. Karena tempat duduk saya sama sekali tidak strategis, jadi terkesan kalau saya sedang memandangi petugas-petugas itu. Saya sempat tertidur, dan pada saat terbangun ternyata tempat duduk di sebelah saya kosong. Belum sempat saya memanggil adit atau redi untuk duduk, ternyata seorang polisi yang tadi duduk di depan saya mengambil tempat duduk itu, dia duduk dan tetap melanjutkan cerita dengan teman-temannya yang duduk di hadapan kami.

Lelaki itu mengajak saya berbicara, dia bertanya apakah saya asli Palembang atau Lubuklinggau, di Palembang kuliah atau kerja, dimana, jurusan apa, dan pertanyaan-pertanyaan yang bisa saya jelaskan lewat CV. Pembicaraan satu arah antara kami berakhir, lelaki itu membentangkan koran dan posisi koran itu menutupi kaki saya, dan ia mulai membaca, sedangkan saya mencoba tidur kembali.

Saya memang tertidur.

Lelaki itu meletakkan tangannya di paha saya yang ditutupi koran, kemudian mengelus-elus paha saya.

Saya di antara mimpi dan nyata.

Lelaki itu melanjutkan aksinya, paha saya diremas dengan begitu keras.

Saya terbangun dan kaget.

Kemudian lelaki itu berkata “guncangan keretanya kenceng banget!”

Saya masih di antara mimpi dan nyata, apa benar barusan tadi lelaki ini melecehkan saya? Saya dag-dig-dug, bingung, dan tetap diam saja, kali ini saya pura-pura tidur, dan

Lelaki itu dengan sangat berani kembali meletakkan tangannya di paha saya,

Saya tetap pura-pura tidur

Kemudian lelaki itu menaikkan posisi tangannya dan mencoba membuka resliting jeans saya.

Saya yang sangat bodoh ini terbangun, kaget, berdiri, dan meninggalkan si polisi, mencari adit dan redi.

==>

Saya tidak menceritakan kejadian itu langsung ke adit dan redi, saya shock, saya tidak berani lagi naik kereta api sendirian.

[2007] Mangga Dua Square

Saya menemani yudha ke Nokia Care Mangga Dua Square, letaknya lantai paling atas, sama dengan counter-counter HP. Saat itu sedang ada show di lantai 1. Mangga dua yang terkenal dengan kaum chinese-nya, shownya pun tidak jauh dari nuansa merah dan barongsai. Saat yudha berkutat dengan HP-nya, saya dari atas berdiri di pagar (entah apa namanya) yang bisa melihat ke show yang ada di bawah.

Seorang laki-cina-putihbanget-pakecelanapendek-umursekitar25 menghampiri saya, dan bertanya, “shownya udah mulai dari tadi?”,

dan saya dengan cueknya, “engga tahu!”

Dia bertanya lagi, “emang tinggal dimana?”, saya jawab seadanya, kemudian dia bertanya lagi dan lagi pertanyaan yang sama sekali tidak penting, saya bolak-balik melihat ke arah yudha, berharap dia cepat selesai dan menghampiri saya agar saya lepas dari pembicaraan yang membosankan ini.

Yudha lama sekali sampai akhirnya koko itu merayu saya,

“mau ngga ikut saya ke apartemen di atas yuk”

(FYI, di mangga dua square itu gedungnya terhubung ma Novotel, Jitec, dan ada Apartemennya juga)

Anjrit,,,koko ini ternyata tajir, saya sempat menimbang-nimbang untuk ikut dengan orang kaya ini,

“Yuk lewat sini,,,,” Dia menarik saya,

Saya sempat ikut beberapa langkah sebelum akhirnya saya bilang, sambil menunjuk yudha,

“Maaf itu teman saya menunggu,,,,”

  • kaburrrrrrrrr,,,,,

[2008 Awal] Mercure Hotel, Kota

Karena weekend itu membosankan kalau tidak keman-mana, maka saya pergi menghabiskan malam di Hotel Mercure bersama Nopran dan Yudha, lumayan ada voucher gratis dari kantor.

Jam 08, saya menuju restaurant untuk sarapan pagi bersama yudha,

(btw, kenapa dengan yudha saya sering sekali mengalami hal-hal luar biasa sepeti ini??)

Kami masuk ke lift menuju lantai restaurant, ada orang empat di dalam lift itu, di antaranya seorang lelaki dan perempuan yang entah mereka pasutri atau bukan.

Di restaurant, saya dan yudha duduk di satu meja yang view saya lurus ke arah pasangan yang tadi di lift. Saya makan seperti biasa, dan pada saat saya memandang ke lelaki yang mungkin suami dari perempuan di sebelahnya itu, lelaki itu mengedipkan sebelah matanya dan melihat ke arah saya. Saya kaget, dan melihat apakah di belakang saya ada perempuan, ternyata tidak ada!

Saya kembali melihat lelaki itu, kali ini dia memainkan lidahnya, dan mencoba menggoda dengan senyuman yang dia pikir itu bagus. Saya cuek dan bilang ke yudha, yudha malah tertawa puas melihat saya sedikit takut. Saya berusaha tidak melihat lelaki itu, hanya saja sangat sulit karna pandangan saya otomatis ke sana, karna tidak mungkin saya melihat ke piring terus!

Dan pada saat saya melihat ke arah lelaki itu lagi, diamengangkat tangan kanannya, menjulurkan jari jempol dan kelingking ke arah telinga dan bibir seolah bertanya,

“Nomor telepon lo berapa??!”.

Saya semakin takut dan cepat-cepat kembali ke kamar.

[2008 Akhir] Trans Jakarta

Taufik, teman dari Palembang minta ditemani mencari notebook di Mangga Dua Mall, Saya dan Nopran menemaninya ke sana dengan menggunakan Trans Jakarta. Seperti biasa, kita tidak mendapatkan tempat duduk, berdiri di dekat pintu tengah Bus.

Kami tidak berhenti ngerumpi ini itu, sampai akhirnya di sekitar Golden Truly, ada seorang anak lelaki yang mencubit kaki saya. Anak itu sekitar 12 Tahun, mungkin kelas 6 SD, dia bersama seorang lelaki 40-an yang kami yakini bukan orangtuanya karna lelaki itu tidak keren sama sekali padahal anak itu kelihatan seperti borju.

Anak lelaki itu mencubit saya lagi, saya pelototin, dan dia malah senyum-senyum. Saya bilang ke Nopran dan Taufik, Kemudian anak itu menginjak sepatu saya dan saat saya lihat lagi anak itu dengan sok manisnya main mata ke saya.

Astaghfirullah,,,

Tunggu 5 taun lagi ya dek,,,

Dan kejadian itu terus berlanjut sampai kami turun bus.

.::.

Itu semua kejadian yang gw alami pada saat gw masih bego, kalo sekarang gw udah tahu cara untuk menikmatinya, hihi, but why yah,,in the name of the dunia gila-gilaan ini always put me to exist, trus kenapa ga ada yang kek aura kasih dateng ke kamar gw dan langsung menelanjangi dirinya sendiri? knapa? knapa? Tapi kalo dipikir-pikir, ternyata gw ini penuh pesona juga, sampai segitunya orang-orang itu,,,,

ugh,,,coba kalo yang megang-megang paha, ngajak ke apartemen, minta nomor telepon, dan nyubit-nyubit itu,,,,,,

,,,,,,,,,

,,,,,,,,,

Koko deni,,,,

,,,,,,

:) :) :)

SIsta Story

March 18, 2009

Dulu banget Mamak pernah nanya, “dik, tau ga wajah mbak itu ada bekas luka karna apa?”, gw geleng, “Waktu msh kecil adik sering nyakarin wajah mbak, jadi pe skrg msh ada bekasnya dikit2″, ih prasaan gw ga ‘nakal’ deh waktu kecil,”trus mbak tuh ga pernah bales, paling ngelapor ke mamak, adiknya aja yg nakal”

Waktu mbak masuk TK, gw ga mau kalah, musti ikut, jadilah gw TK 0 (baca : nol kecil), makanya kami jadi cuma beda satu tingkat di sekolah, pdhal umurnya beda 2 taun. TK, SD, SMP, kita sama2, ya jadinya gw kek mbuntutin mbak, mbak ikut ini gw ikut, ke sonoh gw ikut, mulai dari les, ngaji, pe ke lomba2 aja kita sering barengan, cuma gw ga pernah menang, (maklum dulu lom ada lomba modelling, padahal bakat gw di sana).

Ada satu kegiatan yg paling kita suka kalo hari minggu, ke g-e-r-e-j-a, oh bukan, ke Papeja, Itu tuh nama Radio paling Top (sekarang masih ato dah jadi Bottom ya?), Jadi pagi2 itu kita ngisi acara anak2 di sana, nah sebelum berangkat tetangga2 tuh pada nitip salam biar namanya disebut, oh senangnya, pantesan sekarang gw jadi MC Kondang(an),hihi. Inget banget dulu itu ada sesi kita maen Suling recorder gitu plus pianika, Mbak jago banget maennya. Kalo gw sih ikut2an aja,,,(daripada ntar dites ma kalian).

Mbak selalu ranking satu, dan akrab banget ma guru-guru, ini otomatis ngefek ke gw, jadi gw dikenal dengan “adeknya wika”, ditambah lagi gw emang (sok) pinter, cuma ada ga enaknya, gw suka dibanding2i ma guru2 itu, jelaslah cantikan gw (loh?), walo gw ga sepinter mbak.

Nah,,,pas SMA gw memutuskan untuk ke SMA 1, padahal Mbak di SMA 2, gw bosen bu,,,niatnya sih gw pengen berkarya sendiri gitu, ingin ngebuktiin eksistensi gw,,,gayanya,,!! Walo beda sekolah tapi kita tetep deket, bahkan makin banyak yang mo diceritain tentang sekolah masing2. Mbak juga dateng waktu kelas satu SMA gw ikut lomba nasyid ma temen2, ini mungkin lomba paling-ga-pe-de nya gw, bayangin aja waktu itu kan kami baru kenal nasyid, eh langsung disuruh ikut, saingannya keren2 banget, jangankan peserta dari luar, kakak tingkat kami yg juga ikut aja dah layak tuk rekaman (hihi lebay), setelah kami slesei tampil mbak langsung ngehampiri gw, “dik,,ancur!! mike-nya berantakan, jangan ngarep apa-apa ya!”, Mbak tahu banget kalo adeknya ini (dulu) terlalu ngarep, kata mamak dari kecil gw tuh nangis kalo ga menang lomba, padahal cuma lomba 17an. Ternyata kata vocal couch kami, waktu tampil settingan mikenya itu ga beres, jadi bass lebih gede dari vokal, suara dua kemana2, jadi kedengerannya ga ada harmonisasi. Tapi Alhamdulillah ga nyangka banget, waktu itu kami dapet Harapan 2 (daripada ga dapet apa2), dan banggalah gw waktu maju ke depan ngambil piala ngewakilin temen2. Kali ini kekhawatiran Mbak berlebihan!! hehe

Pertama kali kita pisah waktu Mbak kuliah di UNSRI, mbak kos di indralaya, dan gw lagi sibuk2nya kelas 3 SMA. Semuanya berasa beda, cuma ada gw dan tita, kalo pulang ke linggau mbak selalu bawain baju ato jeans ato apapun, padahal kan berapa sih tabungan anak kos? dan adeknya yang taunya selalu ada ini ga pernah berhenti request ini itu. terlalu.

Tetep ga mo ketinggalan, tahun berikutnya gw juga kuliah di Palembang, tapi kita tetep ga bisa sama2 cuz mbak di Inderalaya gw di Palembang, cuma kita ketemuan pas wiken, itu pun ga terlalu sering. Kita malah seringnya barengan pas di kereta api Palembang-Linggau.

Banyak banget yang kita lalui (walo masing2) sebagai anak kos, dan mbak lebih tough dari gw, gw tuh ternyata ga bisa jauh dari rumah, yang paling sedih pas kita disuruh pulang berdua, eh ternyata karna ada masalah besar di rumah (sorry ga sekarang ya nyeritain yang ini), dan yang ada kita tangis2an pas nyampe rumah. Hal ini sama persis kejadian waktu kita sama2 SD, dan disuruh pulang karna Mamak kecelakaan, kami berdua nangis ga berhenti. Sama satu lagi waktu tita balita trus tangannya patah karna jatuh, kita serumah nangis karna tita ngerintih kesakitan.

Waktu kos gw itu rajin banget nulis diary (manja bgt, hehe), ga jauh2 tentang gw yang kangen sama rumah, trus di belakang Diary itu ada coretan Mbak,,,

Mbak gambar cewek pake jilbab, trus tulisannya “Mbak sayang Adek,,,,”

Gw ga mungkin lupa sketsa itu.

Kita juga pernah saling janji, ga akan ngecewain Bapak Mamak, harus ngebuktiin bahwa kerja keras mereka ga kan sia-sia. Terakhir kereta api Palembang-Linggau waktu gw pulang dari Jakarta, Mbak ngomong kalo gw dah bisa ngebuktiin, waktu itu baru jadi pns, tinggal mbak yang musti kerja keras. Dan Alhamdulillah Alloh sayang kami berdua, mbak juga dah lulus pns di dua tempat.

Februari 22, 2009

Pikiran gw kacau, campur aduk, tajam gw liat mata calon suami mbak, apa dia bener sayang sama mbak seperti gw??? lelaki itu mendengarkan dengan seksama khotbah nikah dari Bapak, gw makin kacau sampai Bapak dan lelaki itu melakukan akad. Mbak nangis, Mamak nangis, Bapak nangis, Gw peluk mbak seerat2nya, kami berdua nangis dalam pelukan, kami terisak2 sampai akhirnya gw lepaskan pelukan itu, sekaligus merelakan mbak….

Adek Sayang Mbak,,,

Image Hosted by ImageShack.us

Read the rest of this entry »

Masalah?

September 12, 2008

Kemaren ada temen yang nelpon, cerita ini itu, masalah yang dia hadapi, berat sih, tapi malesnya dia bilang ke gw,
“Kalo lo enak ya, dari dulu hidupnya asyik-asyik aja, ga pernah ada masalah yang serius”

Damn! sebenernya pengen gw bantah, tp ga enaklah dia lagi pusing gitu,

“Ya enggalah, tiap orang pasti punya masalah!”

Dia tetep aja ga nerima,

“Halah seberat-beratnya masalah lo ga jauh dari cinta-cintaan,,,”

Hihi, aneh nih orang.
Siapa sih orang yang hidup tanpa masalah?
Emang gw harus berkoar-koar ke semua orang tentang masalah gw?
Cinta, keluarga, temen, kuliah, kerja, duit, kehilangan, semuanya jadi bagian hidup yang ga kan terpisahkan. Dan semuanya jadi penyebab masalah!
Sekarang tinggal kita aja mo hidup dalam masalah ato engga.

Kalo di Gossip Girls, Lily pernah ngomong ke Serena, “Selalu ada yang merintangi jalan kita, tinggal kita pilih, maju terus menerobos rintangan itu, atau berbelok arah tuk mencari jalan lain.”

Setidaknya saat ini gw coba perlahan-lahan menyingkirkan rintangan itu.

pusing lagi banyak masalah!

Free your mind

April 16, 2008

BaPak,,,Mamak ‘ek

Napa adik kok masih lemah?

Masih peduli ma omongan orang yang ndak penting,

Masih bergantung ma anggapan orang yang ndak tau kenyataan,

Masih kesentil ma hal-hal kecil yang ga guna

Napa anak laki kalian ini ndak bisa pura-pura ndak mikirin

Pura-pura ndak peduli

Teori Bapak dulu ternyata salah,

Katanya kalo kita harus meninggalkan orang yang kita sayang,

Kita pasti bakal ketemu orang yang lebih baik,

Nyatanya apa?

Adik pengen balik

Pengen diterima apa adanya

Pengen ga dituntut ini itu,,,

Adik benci Jakarta!!

Ya Allah,,,

Jadikanlah aku hamba yang sabar dan ikhlas,,,,

Mulai umur sepuluh tahun, gw ngerengek ke nyokap pengen punya adek kandung, kalo ga salah waktu itu kelas 6 SD. Di sekolah gw tuh cuma sedikit yang anak bungsu jadi tiap hari temen-temen gw tuh sering banget ngeledekin kita-kita yang bungsu. Yang gw inget Cuma ada orang empat yang bungsu, gw, yudi, apri dan (cinta monyet gw, hihi) lisda.

 

Selain tekanan dari temen-temen yang bilang gw manja banget, bulek-bulek dan bude gw tuh juga biking gw maksa nyokap minta adek, mereka tuh yang suka meluk-meluk dan nyium-nyium gitu, gw yang waktu itu bentar lagi akan baligh risih banget, bukannya apa-apa, malunya itu bo’, kalo nyokap gw masih mending, manjain kalo pas di rumah aja, tau suasana. Nah ini, gw bete abis kan (gaya ngomong abg sekarang).

 

Bokap bilang nama depan gw tuh pake “Adik” karena gw bakal jadi anak bungsu. Trus nyokap udah 35-an usianya, dah rentan. Katanya Nyokap, punya anak empat itu udah banyak, la wong nyokap aja cuma 3 beradik.

Gw tetep ngotot, sok ga mau dibilang manja padahal gw butuh kasih saying lebih, sok ga mau disuapin lagi padahal males banget kalo makan sendiri apalagi kalo pake ikan, sok mau tidur sendiri padahal gw takut dan kadang-kadang pindah tidur ke kamar mbak gw. Sok kadang-kadang risih dipanggil adik padahal sampe sekarang rasanya orang itu sayang banget ma gw kalo dia manggil adik, hihi.

 

Nah, pas gw umur 12 tahun, kelas 2 smp, dikabulkanlah permintaan gw, nyokap gw ngelahirin. Gilak ya beda 12 tahun!.

Ceritanya nyokap gw hamil pas pulang dari malang, waktu mas rian tamat smu di yogya dan maunya kuliah di malang, jadi bokap nyokap pergi nganterin, gw ditinggal. Kata orang sih mereka kayak bulan madu gitu, dulu gw ga ngerti, tapi sekarang,,, jangan Tanya!! Paham banget gw apa yang dilakuin bokap biar nyokap bunting, hihi.

 

Waktu itu seneng banget,,, cerita ke seluruh temen-temen kalo gw dah punya adik. Gw dipanggil ‘mas’ di rumah.

 

Waktu berlalu, seru juga ngikutin perkembangan anak kecil, mulai dari belajar jalan, belajar ngomong, belajar nyanyi dan lain-lain, paling seneng waktu adekku bisa nyanyi ‘diobok-obok’, heboh seisi rumah.

 

Tapi ternyata ga bahagia-bahagia banget punya adek, kalo sebelum punya adek yang ditanya orang-orang itu gw, sekarang adek gw, kalo dulu ada tamu pasti nanyain yang bungsu dah kelas berapa, Sekarang nanyain yang bungsu dah bisa apa. Kadang nyokap terlalu nganggap kalo gw dah mayan gede, padahal gw lagi di masa transisi, gw ga gitu diurusin, adek gw mulu,,,,,

 

Tapi hal-hal seperti itu ga lama ada di diri gw, gw dah gede man, dah mayan pahamlah ga boleh cemburu-cemburuan gitu ma adek gw, bener kata nyokap, “loh,,kan adik yang minta,,,!”, iya juga sih, salah gw, gw yang minta adek.

 

Untungnya, panggilan ‘adik’ ga diambil ma adek gw, gw tetep dipanggil ‘adik’ dan adek gw dipanggil dari namanya sendiri ‘Tita’ (nama panjangnya wigaTI TAberi asih).

Hal yang pernah membuat gw kesel waktu itu, [1] Tita pernah mukul kepala gw dengan remote tv, waktu itu lagi nonton tv, deket-deket dia, eh malah kepala gw dipukul, mayan sakit, gw ngambek, ga mau punya adek!, [2] Tita pernah pipisin buku sekolah gw, gw emang males beresin buku kalo abis belajar, tiba-tiba tita ngobrak-abrik gitu dan buku gw dipipisin, gw ngambek lagi, nyesel punya adek, ternyata punya adek ga enak!

 

Maklumlah, waktu itu darah muda lagi mengalir dengan deras, cemburu, iri, kesel semuanya jadi satu. Tapi cuma bentar doang ko.

 

Sekarang, Tita dah genep 10 tahun, umur dah dua digit. Pas nelpon ngasih selamat suaranya dah abg-abg genit gitu, naluri ceweknya dah keluar, kalo ngeliat rumah kotor ngambil sapu, kadang-kadang bantuin cuci piring, kalo ngompol dicuci sendiri, kalo laper ga ada orang dah bisa masak mie sendiri, dah bisa nabung tuk berbagai targetnya, (tenang,,,ntar mas tambahin uang buat bimbel di GSC), dah bisa nanya ’mas, mas pacaran sama mbak xxx ya?’, dah flirting-flirting gitu di kelas (hayo,,,naksir sama fiki kan??), dah ga mau nyanyi lagu anak-anak lagi (maunya lagu rossa aja,,,,), dah bisa ngemong anak-anak (pantes jenny sama hafez maunya ke rumah mulu..), sekarang dah bisa minum susu pake gelas, ga pake botol lagi, kadang-kadang bisa tidur sama mbak, ga perlu dikeloni mamak ’ek lagi, dah nyoba-nyobain lipstik (plis deh bu’ lo emak2 bgt kalo dandan, berjam2 depan kaca!).

Makasih ya sayang, dah membuat mas kangennnn terusss pengen pulang, dah jadi motivasi untuk mas, dah sering doain kita sekeluarga kalo abis sholat, udah mau nyeritain gosip-gosip di rumah yang kata Bapak itu rahasia, dah ranking satu di kelas, ranking satu di TPA, dah beresin tempat tidur mas kalo mas pulang, dah mo beliin makanan ini itu yang mas pengen kalo pulang, dah menjadi cewek ketiga yang bilang kalo mas cowok ganteng dan keren (setelah bunda kita dan mbak), dah menjadi cewek pertama yang mas cium bibirnya, hihi (tapi sekarang ga berani ah, dah gede!).

Moga ‘ta sehat selalu, cepet tinggi, tambah cantik, cepet pake jilbab (pokoknya jadi akhwat beneran deh, bukan kayak mbak kita yang akhwat-akhwat tapi pacarannnn mulu,,, hihi,) tambah sayang ma bapak mamak ‘ek, bisa jadi anak solehah (cuma itu yang bisa kita lakuin tuk nganter orang tua kita ke surga kan sayang?), jangan ngeluh dan males-malesan (mas pernah ko ngalamin sekolah, bimbel, kursus bahasa inggris dan ngaji di TPA, take easy girl,,) dan inget ya, harus diusahain sholat magrib di masjid!! Mas denger ‘ta dah mulai males!

Oke sayang??!!

Kita semua sayang ‘ta,,,,,

 

4 Maret 2008,

ultah ke-10 adekku tercinta,

 

muach-muach-muach

,,,,Bahwa kehilangan,,,adalah hal yang tetap harus kita syukuri,,,

Sepahit apapun itu,,,,,

Hari ini Tuhan menguji dengan hal kecil,

Seolah berkata “Adik Tejo Waskito, hari ini Aku ambil sedikit saja dari apa yang menjadi milikmu di dunia,,,,”

Hal yang sedikit ini membuat aku kacau, membuat aku tak percaya, padahal cuma sedikit.

Betapa aku tlah sangat bergantung pada dunia, aku disadarkan (lagi) bahwa apa yang aku miliki sekarang, kalau Tuhan mau, kapan saja bisa diambilnya.

Aku terdiam, aku tak bersuara, aku sedih, aku miris,,,,

Terimakasih Tuhan,

Untuk segala hal yang telah Kau berikan untukku, sungguh semua yang ada padaku adalah milik-Mu.

Terimakasih telah mengirim aku Soe, Yudha, Nopran, Azis,

Yang walau tak pandai menghibur, mereka telah berusaha membuat aku tenang,

Terimakasih telah menganugerahi aku Rahmat-Mu,

Yang saat aku terpuruk sedih di sini, dia akan bilang,”,,AKu lebih sedih kalau kamu sedih,,”

*5 ½ jam dari hilangnya 2 hapeku sekaligus,

————————————————————————–

Wakakakkakak, kocak bgt,,,,gw kemasukan ,,,,,,,

faktanya sih begini,,,

(Bagian2 menyedihkan,,)

5 menit setelah lenyapnya 2 hp itu,

Ngomong ke soe n yuda, “Astaghfirullahal’adzim,,,,,HP pasti diambil orang yang tadi,,,,”, (Tumben latah gw bagus) ngomong sambil berkaca-kaca, pikiran kacau,,,,,

20 menit kemudian, di kosan,

“big girls don’t cry,,,big girls don’t cry,,,”

Sok tegar, sok kuat,

i’ve been there before,,,,,

mulai kepikiran lagi,,,

Nyoba-nyoba ngelupain, tetep ga bisa, tetep kepikiran,

Sampe Yudha yang jarang ngomong sesuatu yang ga jorok bilang,

Yudha (yang sering ngomong jorok) : “udahlah, baru kehilangan hp,,,,,,,”

Kalimatnya Gantung,,,tapi bukan gw kalo ga maksud,,,,!

Gw jadi inget Arisan the series yang dah 3 kali diputer di ANtv, tiga2nya pemutaran gw tonton, tapi tiga2nya tetep gantung, waktu di jiffest gw sempet tanya ma nia dinata, katanya sih kendalanya di pihak ANtv…

Waktu bagian suami Andin mati, trus andin kayak orang ilang semangat idup gitu, lalu memey coba menghibur scara dia juga pernah ditinggal suami karna cere. Eh,,,si andin malah ga terima dihibur,

Andin (yang mungkin pikirannya lagi kacau) : “Ini tuh ga sama kayak kamu mey, Bob meninggal,,,,,ninggalin aku ma anak-anak aku,,,, Masalah kamu tuh beda, ga seberat aku,,”

Memey (sambil kaget dan sedikit emosi jiwa) : “Ga seberat gw? Ndin, lo ditinggal oleh suami yang jelas-jelas cinta banget sama lo,,,,, Lo dititipin Bob anak-anaknya yang lucu dan seluruh harta yang dia miliki,,, Sementara gw? Suami gw ninggalin gw tuk perempuan lain ndin,,, dan ga itu aja, dia mengambil sebagian dari harta gw andin,,,, Dan Lo harus tahu, yang membuat gw semangat karna gw punya lo, gw punya nino, lita, sakti,,,”

 

Udah lumayan tegar…..
20 menitnya lagi,,,

Nopran sampe kosan, Mulai cerita ini itu,,,,

Sedih lagi,,,,,,

gw pinjem hp soe, ngasih tahu candra,,,,,

Cerita ini itu, dia ga percaya, dia masih yakin kalo dia yang pake hp itu terakhir dan diletakin di atas meja kantor, dan pasti gw lupa bawa pulang,

GA MUNGKIN!!!

Sedih,,, tambah sedih lagi dengerin candra yang coba nenangin,,,,

masuk kamar, kunci,,,!!

Kira-kira 10 menit, anak2 gedor-gedor pintu, ga peduli!!

Di dalem, gw diem aja, ga nangis, mata mayan berat tapi ga keluar airmata, nyobain tenang inget2 yang diomongin candra, tambah bingung, tambah sedih,


5 menit,

DI luar udah 4 suara, tambah azis, denger Cuma samar2, “Udah yang berlalu biar berlalu,,,,”

gw pura-pura ga denger!!

Tetep ga bisa nangis, tetep sedih,,,,

Pintu digedor-gedor lagi, Akhirnya terpaksa dibuka, karna mereka datang membawa mas2 Kfc yang mengantar makanan,,,,

Laper cin,,,,,!

Adzan subuh,

(bagian yang paling menyedihkan)

tumben langsung kebangun,,,,

Sedih lagi sedih lagi, otak ngereview kejadian dari awal,

Kali ini subuh, ga ada orang, di kamar sendirian, mo nelpon ga ada hp, hujan,

Yang silih berganti di otak gw,

HP GSM, HP CDMA, Wajah maling (samar-samar), kata2 anak kos, kata2 candra,,,,,

Sedih, hujan, dingin, di kamar sendirian,,,,,

Makin kacau, paling kacau, ga bisa tidur lagi,

Mata sakit, tetep ga bisa nangis, tetep ga ada airmata,,,,,

Sampe kantor, cerita ma dinda, gugun, mbak tini, kiky, pak ino, berturut-turut sampe akhirnya banyak banget yang tahu,

Tapi yang gw heran sampe sekarang belum ada yang tanggep, belum ada yang nyelipin amplop tuk beli hp baru, hihi,,,,

Setelah gw pikir-pikir, lucu banget gw kemaren, kekanak2an,,,, hihihihihii

 

 

*3 Hari setelah hilangnya HP,,

Dasar-Gadis-Manja-!!!!!

 

Pesenan gw :

[1] Harus sangat hati-hati kalo jalan di tengah keramaian, apalagi di terminal/stasiun, kalo hp di tas, tas harus diletakin di bagian dada dan dipeluk. Aw,,,,

[2] Harus punya back-up contact, bisa dimasukin ke komputer atau ikut Telkomsel Pelindung Dataku.

[3] Khusus telkomsel, kalo emang kartu lo ilang dan harus ganti dengan nomer yang sama, mending lo ke Grapari yang di Wisma Alia tugu tani-sarinah deh gw bilang, Sumpah yang ‘ngelayaninya’ lucu!

Wad’s d big in me?

December 27, 2007

Aku

Punya Keluarga Lubuklinggau yang ramah

Yang menjadi tempat pulang dalam hidup

Harus tetap lebih banyak di Jakarta

Untuk belajar kemunafikan

 

Aku

Teman-teman Lubuklinggau yang bangga akan

Yang selalu bilang “coba ada kamu di sini”

Harus tetap menjadi sahabat Jakarta

Untuk belajar cara berkhianat

 

 

Aku

Yang dari berbagai alasan apapun

Akan tetap kembali ke ruang berukuran 3 * 4

Untuk menulisi

Sebagian hidup dan khayalan

 

Aku

Dengan begitu bertaburan ceria

Akan tetap kembali ke satu malam

Untuk berbicara dalam hati

Aku sepi

 

 

 

 

Di sini

Aku sepi

Aku sendirian

Aku berteman dengan keterpaksaan

 

*) Di Kamar Kos, Satu jam setelah sampai di Jkt
Adik, -Anyone-help-me?

 

 

“i need a girl to ride ride ride,,,,i need a girl to make my wife,,,,,i need a girl who’s mine all mine,,,,i need a girl in my life,,,,i need a girl to ride ride ride,,,,i need a girl to make my wife,,,,,i need a girl who’s mine all mine,,,,i need a girl in my life,,,,

Kalo Handphone gw dah menghasilkan lagu ini, gw malah keasyikan dengerin lagunya, padahal tuh lagu pertanda kalo ada orang yang lagi pengen denger suara sekseh gw, bukannya cepet-cepet diangkat, gw biarin aja, [1] emang gw suka dengerin lagu usher p diddy ini, [2] kadang-kadang orang lain diujung sana cuma niat dengerin nsp gw!, [3] gw harus bengong dalam waktu sekian-sekian kalo yang keluar adalah nama orang kantor, dan loe semua pasti dah tahu alesan kenapa seseorang males menjawab telepon kantor!!!

Tapi malem minggu kemaren ceritanya beda, gw yang baringan di tempat tidur sambil nonton, (sumpah badan gw sakit semua gara2 malemnya cuma tidur 3 jam dan paginya langsung berenang habis2an), she (miss)called me! iya….S.H.E. hihi

Dengan status gw yang jomblo, (tapi bukan anggota dari jomblo keren yang dibentuk oleh salah satu bujangan di kantor gw karna gw takut kekerenan gw akan memudar seperti kecantikan cleopatra gara-gara dibandingkan sama para bujang lapuk itu!), jelas aja gw kaget-terharu-bingung. [1] karna emang dia dah lama ga ngehubungin gw [2] karna dia adik kelas gw yang mayan kenal lebih dalem pada saat sama2 dah ga di smu satu [3] karna sampe sekarang gw masih sedikit ngarep dia. Bayangin,,,, cuma gara2 one missedcall.

Biasanya gw ga pernah bales missedcalls, (emang kecuali kalo dari someone something gw), tapi kali ini walo dengan ragu karna gw ga mau keliatan banget gw ngebet ma dia, gw missedcall dia juga dalam jeda beberapa menit.

Beberapa menit kemudian, ga terjadi apa-apa,,,ga ada sms masuk dan dia pun ga call ulang. semenit sepuluh menit tiga puluh menit gw bisa tahan, jam sepuluh malem gw ga bisa nahan lagi tuk ga sms dia, (padahal emang nunggu sms off-peak, hihi), dan sms,,,,dikirim,,,,,

“lagi ngapain bu’??”

Dalem hati gw, [1] dia dah tidur lom ya? [2] dia ngerasa keganggu ga ya? [3] enggaklah, kan tadi dia yang missedcall duluan! [4] dibales ga ya??

Ternyat sms gw langsung dibales loh,,,,,,,

“Lagi nonton asian idol, emang kak gi ap? Maaf y kl td ganggu acr ngapelny, :)

yuk kita analisis satu persatu (*jah,,,mentang2 kerja di analisa perpajakan,,,,”

lagi nonton asian idol

Ini ga terlalu penting, gw juga lagi nonton itu, sapa sih yang ga deg2an nunggu wakil indonesia? tapi gw jadi ngehayal lucu juga ya kalo kami berdua ntar nonton grand final asian idol, hihi *bangun cong! bangun!

emang kak gi ap?

Kalo yang ini cuma timbal balik dari pertanyaan gw, ga mungkin kan gw dah nanya dia ga balik nanya, nih anak selain manis berarti juga sopan,

Maaf y kl td ganggu acr ngapelny

what d meaning of maksud??

Pls deh bu’, napa sih selalu menyiksa gw dengan prtanyaan2 seperti ini, [1] lo emang nganggep gw kayak kakak lo dan lo ga sabar tuk dikenalin sapa calon ipar lo, atau [2] lo mau tahu gw pacaran ma sapa sekarang karna ini akan berpengaruh terhadap hidup lo, atau malah [3] lo emang bego dan ga tau gw suka sama lo jadi tindakan lo sebenernya alamiah aja ??

dan icon :) di dalam pertanyaan itu yang nunjukin kalo[4] lo ga ngerasa kehilangan gw walo gw ngapelin anak orang!

Duh,,, jangan gilak donk (ruben mode on) !!

Jadi males gw,,

………..

Manusia itu, tepatnya cewek, selalu suka teka-teki, tapi sumpah gw ga betah teka-teki dengan ginian.

Cewek emang susah ditebak, kadang ada kadang ngilang, dibutuhin ga ada, ga diinget-inget malah datang, apa gini ya emang nasibnya kalo kita yang suka sama orang? (biasanya gw sih yang didemenin ma orang, hihi). Kemaren2 gw ga nyaman karna dideketin ma beberapa, sekarang gw lebih ga nyaman lagi. mencintai orang yang ga cinta gw, dicintai orang yang ga gw cinta, dua-duanya ribet, dua-duanya nyiksa, dua-duanya ga adil. dua-duanya bikin males. Zzzz….

..

..

..

Adik, - si-pemalas-yang-sexy

“Aku ma desi ada di Monaca (cafe, red) jam 7 malam! Monaco itu di simpang tiga seberang kfc, jam 7 ya, jam 7!”

Zzzzzzz,,,,

Duh gw musti pergi ma sapa nih? ga mungkin kan pergi sendirian ma dua cewek, telpon sana sini akhirnya ada yang nyanggupin, M.A.D.A. “Ba’da Maghrib aku ke rumahmu!”.

Gw tuh dari masih di jakarta dah janji ma rosa mo nraktir, scara diperes. Lagian gw dah kangen gilak makan bareng. Akhir-akhir kelas tiga kan kami sempet duduk berdua, jadi mayan sering ke kantin berdua doang.

Waktu kelas tiga sebenernya gw duduk ma andi, rosa ma wira. Seiring berjalannya waktu rosa sering ribut ma dua orang yang duduk di belakang mereka, jadinya rosa ngerayu andi tuk pindah tempat duduk sama wira aja, rosanya mau duduk ma gw, (tapi belakangan gw sadar kalo itu akal2annya rosa aja mo duduk sebelah orang yang jago matematik, hihi), Jadilah separuh kelas tiga gw duduk ma rosa. Nah, kita berdua tuh sama2 anak ga diurus di rumah, jadinya hampir tiap pagi sarapan di kantin.

Karna kekangenan itulah gw mau janjian di tempat makan ma dia, padahal gw lebih bahagia kalo dia mau ganti traktiran makan dengan traktir facial, scara banyak banget yang muji kecantikan paripurna diriku ini, hihi *jambak!!

Sampailah kami di tempat makan favorit keluarga gw, Pak Salimun!! (Pak Salimun nama yang jual, bukan nama bokap!), karena eh karena Monaco tutup. Kami berempat pesen makan fav gw, Mie Goreng Special Pak Salimun (sebenernya gw paksa sih tuk milih ini.) Ngobrol lah kami hana hini hunu, dan gw musti pura2 manis di depan desi scara rosa dah wanti2 gw dari jaman dulu kalo ketemu desi haru gini gini ga boleh gitu gitu, huh! Tapi itu ga berlangsung lama, mulailah gw dan rosa kebawa suasana, apalagi kalo bukan ngomongin orang, ngomongin si anu yang dah punya 2 anak, si ono yang sekarang jadi ihwan beneran ngelebihi gw, dan tak ketinggalan banul dan kartika yang selalu jadi hot gress di antara kami berdua (hihi, maaf nyebut nama,).

Nah pulangnya mulailah rosa ngerayu gw nyuruh gw nganterin desi dan gw langsung diambil alih oleh mada, mada langsung bilang ke rosa kalo habis ini kami mo ke rumah yang lain (sesuai skenario yang gw buat), karna mada jago acting -walo masih tetep dibawah gw- Rosa percaya-percaya aja dan desi akhirnya dianter sendiri oleh rosa (maaf des, maaf,,,), dan terbebaslah gw dari rosa-desi,,,,,

Trus hubungannya dengan ditinggal kawin apa cong????

Pulangnya itu,,,,,,,,

Kami mampir ke tempat temen, namanya si M, ternyata jam 9 itu dia dah tidur, dan dibanguninlah diana. Pas ketemu kami, diana persis kayak orang gila, udah rambut acak-acakan (yaiyalah, bangun tidur!), uring-uringan, trus nada ngomongnya ga enak didenger (padahal dia tuh salah satu temen baik gw),,,,

Trus dia cerita kalo mantannya jadi mo nikah!!!

Gw cuma diem awalnya, gw jadi inget dua bulan lalu waktu baru pisah dia cerita diputusin pacarnya, dia sedih dan malu gitu, karna biasanya dia yang mutusin, eh sekarang dia diputusin. Lagian dia masih cinta berat. Alasannya sih klise, karna ga se-kota lagi. Waktu itu dia dah mencak2, emang kenapa kalo kita ga se-kota?

Gw ga nyangka dua bulan itu ga ngasih pengaruh ke dia, gw kira dua bulan itu dah ngebuat dia jatuh cinta ma orang lain, (btw, kenapa ya gw selalu nyamain orang lain kayak gw yang tiap minggu bisa jatuh cinta dengan orang yang berbeda?), dan gw juga lebih ga nyangka si-perempuan-sundal itu memutuskan menikah dengan orang lain hanya dalam waktu dua bulan,,,

Temen gw persis orang gila, sampe ngebanting hape, walo hapenya jelek tapi kan tetep aja sayang!,

Gw dengan mada (lebih banyak mada sih) nyoba tuk nenangin dengan ini itu, gw banyakan diem, ntah napa kalo saat-saat gini gw lebih milih diem, lebih milih ga ngasih komen terhadap apapun yang dia ceritain. Bagi gw, saat gw berada di posisi yang ga menyenangkan, hiburan dan nasehat orang lain itu basi! makanya gw ga mau dianggep basi sama temen gw, gw ga mau bilang kalo rencana Alloh adalah untuk yang terbaik, gw ga mau bilang kalo ini berarti memang bukan jodoh loe, gw ga mau bilang kalo suatu saat pasti dapet pengganti yang lebih baik, gw cuma diem.

Dan sampe gw diajak mada pulang (karna dia dah mayan tenang), gw tetep ga ngomong banyak. Gw harap dia tahu betapa gw ngedukung dia hanya dari gelagat gw.

Paginya, dia sms gw minta maaf kalo semalem kelakuan dia ga ngenakin kami, dan gw cuma bales seadanya, “iya, ga papa.”
..

..

..

Adik, -gw-ga-bisa-berbuat-banyak-